• News

Inilah 8 Faktor Pemicu Serang Jantung yang Perlu Diwaspadai

M. Habib Saifullah | Kamis, 22/01/2026 13:01 WIB
Inilah 8 Faktor Pemicu Serang Jantung yang Perlu Diwaspadai Ilustrasi serangan jantung (Foto: hellosehat)

JAKARTA - Serangan jantung kerap datang tanpa peringatan, namun sebenarnya kondisi ini dipicu oleh berbagai faktor risiko yang berkembang perlahan.

Gaya hidup, kondisi medis, hingga faktor genetik berperan besar dalam meningkatkan risiko serangan jantung. Mengenali faktor-faktor pemicunya menjadi langkah awal yang penting untuk pencegahan.

Menghimpun dari berbagai sumber berikut ini sejumlah faktor pemicu serangan jantung yang perlu diwaspadai:

1. Penyumbatan Pembuluh Darah Koroner

Serangan jantung paling sering terjadi akibat penyumbatan pembuluh darah koroner oleh plak kolesterol. Penumpukan lemak ini menghambat aliran darah ke jantung dan dapat memicu pembekuan darah secara tiba-tiba.

2. Tekanan Darah Tinggi

Hipertensi membuat jantung bekerja lebih keras dari seharusnya. Dalam jangka panjang, tekanan darah tinggi merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko serangan jantung.

3. Kolesterol Tinggi

Kadar kolesterol jahat (LDL) yang tinggi mempercepat pembentukan plak di arteri. Sementara itu, rendahnya kolesterol baik (HDL) mengurangi kemampuan tubuh membersihkan lemak dari pembuluh darah.

4. Kebiasaan Merokok

Merokok merusak dinding pembuluh darah, menurunkan kadar oksigen dalam darah, serta meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung. Perokok memiliki risiko serangan jantung jauh lebih tinggi dibandingkan non-perokok.

5. Diabetes yang Tidak Terkontrol

Gula darah tinggi dalam jangka panjang merusak pembuluh darah dan saraf yang mengatur jantung. Penderita diabetes memiliki risiko ganda mengalami serangan jantung, terutama jika disertai faktor risiko lain.

6. Kurang Aktivitas Fisik

Gaya hidup sedentari atau kurang bergerak berkontribusi pada obesitas, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi. Semua kondisi ini merupakan pemicu utama penyakit jantung.

7. Pola Makan Tidak Sehat

Konsumsi makanan tinggi lemak jenuh, gula, dan garam secara berlebihan meningkatkan risiko penyakit jantung. Pola makan yang buruk sering kali berjalan seiring dengan kenaikan berat badan dan gangguan metabolik.

8. Stres Berkepanjangan

Stres emosional yang tidak dikelola dengan baik dapat memicu peningkatan hormon stres, tekanan darah tinggi, serta gangguan irama jantung. Dalam kondisi tertentu, stres berat dapat memicu serangan jantung mendadak.