Ilustrasi IHSG (VOI)
JAKARTA - Penutupan perdagangan pada Rabu (21/1/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok parah ke zona merah.
Sesi II, IHSG terkoreksi parah hingga 1,36 persen ke level 9.010.
IHSG anjlok terkena sentimen usai Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuan (BI-Rate) di level 4,75 persen
Volume perdagangan tercatat di 56,17 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp33,40 triliun. Adapun frekuensi yang terjadi sebanyak 3,8 juta kali.
Dan dari sisi market cap atau kapitalisasi pasar, mencapai Rp16,3 triliun.
Sebanyak 191 saham mengalami kenaikan dan 568 saham mengalami penurunan pada pembukaan kali ini. Kemudian 198a saham lainnya mengalami stagnan atau tidak berubah.