Arsip - Warga Palestina berjalan melewati reruntuhan bangunan, di tengah gencatan senjata antara Israel dan Hamas, di Kota Gaza, 2 November 2025. REUTERS
MOSKOW - Sejumlah negara dilaporkan menerima undangan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk bergabung dalam inisiatif pembentukan Dewan Perdamaian Gaza. Negara-negara yang diajak antara lain Norwegia, Belanda, Slovenia, dan Maroko.
Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Store membenarkan adanya undangan tersebut. Ia mengatakan pemerintahnya masih mengkaji langkah itu sebelum mengambil keputusan.
“Pada Jumat, saya mengetahui tentang undangan Presiden Trump melalui kedutaan di Washington, dan mereka mengirimkannya kepada saya... Kami akan mempertimbangkan seberapa relevan hal itu,” kata Store dalam wawancara dengan surat kabar Norwegia VG, Senin.
Pemerintah Slovenia juga mengonfirmasi undangan serupa yang disampaikan langsung kepada Perdana Menteri Robert Golob.
Dalam keterangannya, pemerintah Slovenia menyebut Trump mengajak negaranya berperan aktif dalam upaya memperkuat perdamaian di Timur Tengah dengan menjadi salah satu anggota pendiri Dewan Perdamaian.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Maroko menyatakan Raja Mohammed VI telah menyetujui partisipasi negaranya dalam dewan tersebut. Di sisi lain, Belanda juga disebut menerima undangan serupa dan saat ini masih melakukan pertimbangan internal, seperti dilaporkan surat kabar NRC.
Pembentukan Dewan Perdamaian Gaza merupakan bagian dari rencana komprehensif Amerika Serikat untuk menangani konflik di wilayah tersebut. Pada pertengahan November, Dewan Keamanan PBB menyetujui resolusi yang diusulkan AS guna mendukung rencana tersebut. Dari 15 anggota DK PBB, 13 negara menyatakan dukungan, sementara Rusia dan China memilih abstain.
Rencana AS mencakup pembentukan administrasi internasional sementara di Gaza, pendirian Dewan Perdamaian yang dipimpin oleh Trump, serta penempatan pasukan stabilisasi internasional.
Sebelumnya, pada 10 Oktober, gencatan senjata antara Israel dan Hamas mulai diberlakukan. Tiga hari berselang, Trump bersama Presiden Mesir Abdel Fattah Sisi, Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani, dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menandatangani deklarasi bersama terkait gencatan senjata di Gaza.
Sumber: Sputnik