Ilustrasi kiamat kubra (Foto: Jacob de Wet II via Wikipedia)
JAKARTA - Dalam ajaran Islam, kehidupan dunia diyakini tidak berlangsung selamanya. Akan datang suatu masa ketika seluruh kehidupan berakhir, yang dikenal sebagai kiamat.
Namun, para ulama membagi kiamat menjadi dua jenis, yakni kiamat sugra dan kiamat kubra. Keduanya memiliki pengertian, skala, dan dampak yang berbeda.
Memahami perbedaan antara kiamat sugra dan kiamat kubra penting agar umat Islam memiliki kesadaran spiritual serta dorongan untuk mempersiapkan bekal kehidupan akhirat.
Apa Itu Kiamat Sugra dan Kubra?
Kiamat sugra sering disebut sebagai kiamat kecil. Kiamat ini tidak berarti berakhirnya alam semesta, melainkan berakhirnya kehidupan seseorang atau munculnya tanda-tanda kecil menjelang kiamat besar.
Kematian setiap manusia termasuk dalam kiamat sugra. Ketika seseorang wafat, maka terputuslah seluruh urusan dunianya dan dimulailah fase kehidupan akhirat di alam barzakh.
Selain kematian individu, kiamat sugra juga mencakup berbagai peristiwa besar seperti bencana alam, kerusakan moral, serta tanda-tanda kecil kiamat yang telah banyak terjadi di dunia.
Sementara kiamat kubra adalah kiamat besar, yaitu peristiwa hancurnya seluruh alam semesta atas kehendak Allah SWT. Pada saat kiamat kubra terjadi, semua makhluk hidup akan binasa, langit dan bumi dihancurkan, serta kehidupan dunia berakhir sepenuhnya.
Setelah itu, manusia akan dibangkitkan kembali untuk mempertanggungjawabkan seluruh amal perbuatannya di hadapan Allah SWT pada hari pembalasan.
Perbedaan Kiamat Sugra dan Kiamat Kubra
Perbedaan utama antara kiamat sugra dan kiamat kubra dapat dilihat dari beberapa aspek berikut:
1. Skala Peristiwa
Kiamat sugra bersifat individual atau lokal, seperti kematian seseorang atau bencana di wilayah tertentu. Dampaknya terbatas dan tidak mengakhiri kehidupan dunia secara keseluruhan.
Sebaliknya, kiamat kubra bersifat global dan universal, karena menghancurkan seluruh alam semesta tanpa terkecuali.
2. Waktu Terjadinya
Kiamat sugra terjadi terus-menerus dan pasti dialami setiap manusia. Tidak ada seorang pun yang mengetahui kapan kematian akan datang.
Sementara itu, waktu terjadinya kiamat kubra sepenuhnya menjadi rahasia Allah SWT dan tidak diketahui oleh siapa pun.
3. Dampak Kehidupan
Dampak kiamat sugra dirasakan secara pribadi. Setelah kematian, seseorang tidak lagi dapat menambah amal dan hanya menunggu hari perhitungan.
Kiamat kubra berdampak pada seluruh umat manusia dan menandai dimulainya fase kehidupan akhirat yang kekal.