Ilustrasi berdoa di sepertiga malam (FOTO: UNSPLASH)
JAKARTA - Sepertiga malam merupakan waktu yang sangat istimewa dalam Islam. Di momen inilah suasana sunyi, hati lebih tenang, dan doa-doa diyakini memiliki peluang besar untuk dikabulkan.
Banyak ulama menyebut sepertiga malam sebagai momen terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui berbagai amalan ibadah.
Tidak heran jika Rasulullah SAW dan para sahabat menjadikan waktu ini sebagai kesempatan untuk memperbanyak ibadah dan munajat.
Berikut enam amalan yang dianjurkan untuk dilakukan di sepertiga malam.
Salat tahajud merupakan amalan utama di sepertiga malam. Ibadah sunah ini dikerjakan setelah tidur dan menjadi bentuk kedekatan seorang hamba dengan Allah SWT. Salat tahajud juga disebut sebagai salah satu ibadah yang dapat mengangkat derajat dan menguatkan ketenangan batin.
Melalui tahajud, seorang Muslim diajak untuk bermunajat secara pribadi, jauh dari hiruk pikuk dunia.
2. Memperbanyak Doa
Sepertiga malam dikenal sebagai waktu mustajab untuk berdoa. Dalam banyak riwayat disebutkan bahwa Allah SWT membuka pintu ampunan dan mengabulkan doa hamba-Nya pada waktu ini.
Doa di sepertiga malam dapat mencakup permohonan ampun, kesehatan, kelapangan rezeki, hingga kekuatan iman dalam menghadapi ujian hidup.
3. Istigfar dan Memohon Ampunan
Memperbanyak istigfar di sepertiga malam menjadi salah satu amalan yang sangat dianjurkan. Istigfar bukan hanya pengakuan atas kesalahan, tetapi juga bentuk kerendahan hati seorang hamba di hadapan Allah SWT.
Amalan ini diyakini dapat membersihkan hati, menenangkan jiwa, dan membuka pintu keberkahan.
4. Membaca Al-Qur’an
Membaca dan mentadabburi Al-Qur’an di sepertiga malam memberikan ketenangan dan kedalaman spiritual yang berbeda. Pada waktu sunyi, ayat-ayat Al-Qur’an lebih mudah meresap ke dalam hati dan pikiran.
Tidak harus membaca dalam jumlah banyak, yang terpenting adalah konsistensi dan penghayatan terhadap makna ayat yang dibaca.
5. Zikir dan Tasbih
Zikir merupakan amalan ringan namun memiliki keutamaan besar. Mengingat Allah melalui tasbih, tahmid, dan takbir di sepertiga malam membantu menenangkan hati dan menjauhkan diri dari kegelisahan.
Zikir yang dilakukan dengan penuh kesadaran dapat menjadi sarana memperkuat ikatan spiritual dengan Sang Pencipta.
6. Salat Witir
Salat witir menjadi penutup ibadah malam yang sangat dianjurkan. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk menjadikan witir sebagai penutup salat malam, baik dilakukan satu, tiga, maupun lebih rakaat.
Witir menjadi simbol penyempurnaan ibadah malam sekaligus bentuk ketaatan kepada sunnah Rasulullah.