Masjid Al-Aqsa, saksi sejarah Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW (Foto: Unsplash/Phillipe Collard)
JAKARTA - Masjid Al-Aqsa memiliki kedudukan istimewa dalam sejarah Islam. Masjid suci yang terletak di Yerusalem ini menjadi tempat transit Rasulullah SAW dalam peristiwa Isra Mikraj.
Peristiwa agung ini disebutkan langsung dalam Al-Qur’an, sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Al-Isra ayat 1:
سُبْحَانَ ٱلَّذِىٓ أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِۦ لَيْلًۭا مِّنَ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ إِلَى ٱلْمَسْجِدِ ٱلْأَقْصَى ٱلَّذِى بَٰرَكْنَا حَوْلَهُۥ لِنُرِيَهُۥ مِنْ ءَايَٰتِنَآ ۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلسَّمِيعُ ٱلْبَصِيرُ
"Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya, agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda kebesaran Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat."
Berikut enam fakta menarik Masjid Al-Aqsa yang perlu diketahui umat Islam.
1. Disebut Langsung dalam Al-Qur’an
Masjid Al-Aqsa disebut secara eksplisit dalam Surah Al-Isra ayat 1 sebagai tujuan perjalanan Isra Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram. Penyebutan ini menegaskan bahwa Al-Aqsa bukan sekadar situs sejarah, melainkan bagian dari peristiwa wahyu yang memiliki kedudukan teologis tinggi dalam Islam.
2. Menjadi Tempat Transit sebelum Mikraj
Dalam peristiwa Isra Mikraj, Rasulullah SAW singgah di Masjid Al-Aqsa sebelum melanjutkan perjalanan Mikraj ke Sidratul Muntaha. Di tempat inilah Nabi Muhammad SAW memimpin salat bersama para nabi dan rasul terdahulu, menandai posisi Al-Aqsa sebagai titik pertemuan spiritual para utusan Allah.
3. Masjid Suci Ketiga dalam Islam
Masjid Al-Aqsa merupakan masjid suci ketiga bagi umat Islam setelah Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Kedudukan ini menjadikan Al-Aqsa sebagai bagian dari tiga masjid yang dianjurkan untuk diziarahi karena keutamaannya.
4. Kiblat Pertama Umat Islam
Sebelum perintah pemindahan kiblat ke Ka’bah, umat Islam melaksanakan salat dengan menghadap Masjid Al-Aqsa. Fakta ini menunjukkan bahwa Al-Aqsa memiliki peran penting dalam fase awal perkembangan ajaran Islam dan praktik ibadah umat Muslim.
5. Kompleks Masjid yang Luas dan Bersejarah
Masjid Al-Aqsa bukan hanya satu bangunan, melainkan sebuah kompleks suci seluas sekitar 144.000 meter persegi. Di dalamnya terdapat berbagai bangunan bersejarah seperti Masjid Qibli, Kubah Shakhrah, dan sejumlah ruang ibadah lain yang menjadi saksi perjalanan panjang peradaban Islam.
6. Tanah yang Diberkahi
Masjid Al-Aqsa berada di wilayah yang disebut sebagai tanah yang diberkahi. Keberkahan ini mencakup aspek spiritual, sejarah, dan peradaban, menjadikan Al-Aqsa sebagai simbol penting dalam kehidupan keagamaan umat Islam sekaligus pusat nilai-nilai kemanusiaan.