KMP. Teluk Tolo. Foto: asdp/katakini
JAKARTA — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi mengoperasikan lintasan perintis Banggai–Paisulamo–Dungkean pada Selasa (13/1/2026), untuk memperkuat konektivitas penumpang dan logistik di wilayah Sulawesi Tengah.
Menggunakan KMP Teluk Tolo, ASDP memastikan masyarakat Banggai Laut memperoleh layanan penyeberangan yang terjadwal, aman, dan terjangkau, sekaligus mendukung kelancaran arus barang antarpulau.
“Lintasan perintis ini kami operasikan untuk memastikan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik berjalan seimbang. Akses yang terbuka akan mempercepat pergerakan orang, memperlancar pengiriman hasil produksi, serta memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat setempat,” ujar Direktur Utama ASDP Heru Widodo melalui keterangannya di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Pada tahap awal operasional Januari 2026, lintasan Banggai–Paisulamo–Dungkean melayani pelayaran setiap Selasa dan Kamis.
Kapal berangkat dari Pelabuhan Banggai pukul 08.00 WITA, tiba di Paisulamo pukul 10.00 WITA, lalu melanjutkan perjalanan ke Dungkean pukul 11.00 WITA dan tiba pukul 13.30 WITA.
Rute kembali dimulai dari Dungkean pukul 14.30 WITA, singgah di Paisulamo, dan berakhir di Banggai sekitar pukul 18.30 WITA.
“Kepastian jadwal ini diharapkan memberi kemudahan perencanaan perjalanan bagi masyarakat,” kata General Manager ASDP Luwuk Agus Djoko.
Agus Djoko menjelaskan, KMP Teluk Tolo memiliki panjang 39,38 meter, lebar 11 meter, kapasitas 540 GT, serta mampu mengangkut 181 penumpang dan 17 unit kendaraan campuran.
Wakil Bupati Banggai Laut Ablit H Iyas menyampaikan apresiasi atas pengoperasian lintasan perintis tersebut dan menilai layanan penyeberangan ini sebagai jawaban atas kebutuhan transportasi masyarakat kepulauan.
"Keberadaan lintasan ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan warga," tuturnya.