• Gaya Hidup

Berbagai Makanan yang Cocok Dikonsumsi saat Musim Hujan

Vaza Diva | Selasa, 13/01/2026 14:05 WIB
Berbagai Makanan yang Cocok Dikonsumsi saat Musim Hujan Ilustrasi - makanan panas cocok saat musim hujan telah tiba (Foto: istockphoto)

JAKARTA - Musim hujan tidak hanya memengaruhi aktivitas harian, tetapi juga berdampak pada kebutuhan tubuh terhadap asupan makanan.

Suhu yang lebih dingin, kelembapan tinggi, serta meningkatnya risiko gangguan kesehatan membuat pola makan hangat dan bergizi menjadi semakin penting untuk menjaga daya tahan tubuh.

Ahli gizi menilai bahwa makanan hangat berperan membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil saat cuaca dingin dan basah. Selain memberikan rasa nyaman, makanan dengan suhu hangat juga dinilai lebih mudah dicerna sehingga penyerapan nutrisi dapat berlangsung lebih optimal. Kondisi ini sangat dibutuhkan ketika tubuh berada dalam fase adaptasi terhadap perubahan cuaca.

Asupan bergizi seimbang menjadi faktor utama dalam menjaga imunitas selama musim hujan. Konsumsi protein, vitamin, dan mineral yang cukup membantu tubuh melawan infeksi yang kerap meningkat pada periode ini.

Makanan seperti sup, sayur rebus, serta sumber protein hewani maupun nabati dinilai cocok karena mampu memberikan energi sekaligus nutrisi penting bagi tubuh.

Selain itu, kebutuhan cairan tubuh tetap harus diperhatikan meski rasa haus cenderung berkurang saat cuaca dingin. Minuman hangat seperti air jahe, teh herbal, atau kaldu dinilai dapat membantu menjaga hidrasi sekaligus memberikan efek relaksasi. Cairan yang cukup berperan penting dalam menjaga fungsi organ dan sistem kekebalan tubuh.

Pola makan saat musim hujan juga sebaiknya disesuaikan dengan ritme aktivitas harian. Mengatur jadwal makan secara teratur membantu menjaga kestabilan energi dan mencegah kelelahan. Makan dalam porsi cukup namun bergizi dinilai lebih efektif dibandingkan konsumsi berlebihan yang justru dapat menurunkan produktivitas.

Di sisi lain, kebersihan makanan menjadi perhatian penting pada musim hujan. Kondisi lingkungan yang lembap dapat meningkatkan risiko kontaminasi bakteri jika pengolahan dan penyimpanan makanan tidak dilakukan dengan baik. Oleh karena itu, pemilihan bahan segar dan proses memasak yang matang sangat dianjurkan untuk menjaga keamanan pangan.

Secara keseluruhan, penerapan pola makan hangat dan bergizi selama musim hujan bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga strategi menjaga kesehatan jangka panjang. Dengan asupan yang tepat, tubuh akan lebih siap menghadapi perubahan cuaca sekaligus tetap bugar menjalani aktivitas sehari-hari.