• News

Bajak Laut Culik WNI di Perairan Gabon, Afrika Tengah

M. Habib Saifullah | Selasa, 13/01/2026 09:05 WIB
Bajak Laut Culik WNI di Perairan Gabon, Afrika Tengah Ilustrasi - Sejumlah WNI diculik bajak laut di perairan Gabon, Afrika Tengah (Foto: Memo)

PRETORIA - Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) dan warga negara China dilaporkan menjadi korban penculikan bajak laut di perairan gabon, Afrika Tengah.

Berdasarkan laporan media setempat, Kepala Staf Angkatan Laut Gabon Laksamana Madya Charles Hubert Bekale Meyong mengatakan bahwa serangan tersebut, para pelaku yang terdiri dari tiga pria bersenjata menculik sembilan awak kapal yang terdiri dari 5 WN China dan 4 WNI.

"Kapal penangkap ikan berbendera Gabon, IB FISH 7, diserang bajak laut saat menangkap ikan sekitar 7 mil laut tenggara Equata di perairan Gabon," kata Charles sebagaimana ditayangkan televisi Gabon 24.

Selain itu, enam awak kapal lainnya yang terdiri dari WNI, WN China, dan WN Burkina Faso, bertahan di atas kapal ikan mereka.

Setelah ditemukan, kapal yang dibajak tersebut diamankan dan dikawal personel keamanan hingga pelabuhan di ibu kota, menurut pernyataan pemerintah Gabon.

"Situasi saat ini sudah terkendali di tingkat pemerintahan tertinggi, dan semua langkah yang diperlukan telah diambil demi memastikan keamanan maritim," kata Kepala Staf Angkatan Laut Gabon.

Sementara itu, kejaksaan setempat dilaporkan telah membuka penyelidikan terkait penculikan bajak laut terhadap sejumlah WNI tersebut.