• News

Cuitan J.K. Rowling soal Iran Picu Reaksi Keras di Media Sosial

M. Habib Saifullah | Selasa, 13/01/2026 11:35 WIB
Cuitan J.K. Rowling soal Iran Picu Reaksi Keras di Media Sosial JK Rowling (FOTO: GETTY IMAGES)

JAKARTA - Penulis Harry Potter, J.K. Rowling memicu kontroversi setelah mengunggah cuitan keras terkait isu hak asasi manusia dan protes yang tengah terjadi di Iran.

Pernyataan tersebut menjadi viral dan memancing reaksi luas dari pengguna media sosial di berbagai negara.

Dalam unggahannya di platform X (sebelumnya Twitter) pada (11/1/2025), Rowling mengkritik pihak-pihak yang mengklaim mendukung hak asasi manusia namun dinilainya tidak menunjukkan solidaritas terhadap warga Iran yang sedang berjuang menuntut kebebasan. Ia menyebut sikap tersebut sebagai bentuk kemunafikan dalam advokasi HAM.

"Jika kamu mengaku mendukung hak asasi manusia, tetapi tidak mampu menunjukkan solidaritas kepada mereka yang berjuang demi kebebasan di Iran, maka kamu telah memperlihatkan jati dirimu yang sebenarnya," tulis Rowling.

Dia juga menambahkan bahwa sebagian aktivis dinilai tidak peduli terhadap penindasan selama dilakukan oleh pihak yang dianggap sebagai musuh dari musuh mereka.

Pernyataan Rowling dengan cepat menyebar dan memicu perdebatan sengit. Sejumlah pengguna media sosial menyatakan dukungan, menilai cuitan tersebut sebagai kritik tajam terhadap standar ganda dalam isu hak asasi manusia.

Namun, tidak sedikit pula yang mengecam Rowling dan menuduhnya justru melakukan “aktivisme selektif” dengan mengangkat satu isu sambil mengabaikan konteks lain.

"Kamu hanyalah kaki tangan supremasi Yahudi. Ini bukan soal kebebasan atau kemerdekaan, melainkan soal pergantian rezim demi kepentingan Israel. Dan kamu rela melihat Amerika semakin terlilit utang dan kehilangan lebih banyak nyawa demi Netanyahu dan supremasi Yahudi," balas warganet lainnya.