• Gaya Hidup

Menilik Penduduk Asli Tanah Amerika, Siapakah Mereka?

M. Habib Saifullah | Senin, 05/01/2026 10:05 WIB
Menilik Penduduk Asli Tanah Amerika, Siapakah Mereka? Ilustrasi suku Indian, penduduk asli Amerika (Foto: Unsplash/Andrew James)

JAKARTA - Ketika berbicara tentang “penduduk asli Amerika”, banyak orang langsung membayangkan koboi, film western, atau perang antara penjajah dan suku Indian.

Padahal, istilah “suku asli Amerika” mencakup komunitas besar dengan peradaban, struktur sosial, dan kebudayaan yang jauh lebih kaya dibandingkan gambaran populer tersebut. Mereka telah hidup di benua Amerika ribuan tahun sebelum kedatangan bangsa Eropa.

Penduduk asli Amerika dikenal dengan beberapa sebutan seperti Native Americans, American Indians, atau Indigenous Peoples.

Mereka bukan satu kelompok tunggal, melainkan terdiri dari ratusan suku berbeda yang memiliki bahasa, tradisi, teknologi, dan sistem kepercayaan masing-masing.

Bukti arkeologis menunjukkan bahwa nenek moyang mereka telah mendiami benua Amerika sejak belasan ribu tahun yang lalu.

Salah satu kelompok terbesar adalah suku Navajo, yang tersebar di wilayah barat daya Amerika Serikat. Mereka memiliki sistem sosial yang kuat dan tradisi seni anyaman serta perhiasan perak yang terkenal.

Ada pula Cherokee, yang sempat memiliki sistem pemerintahan tersendiri sebelum dipaksa pindah dari tanah leluhur mereka dalam peristiwa tragis Trail of Tears pada abad ke-19.

Di bagian tengah dan utara, terdapat kelompok Sioux (Lakota, Dakota, Nakota) yang dikenal sebagai masyarakat penggembala bison dan prajurit yang tangguh.

Sementara itu, suku-suku seperti Hopi dan Pueblo telah membangun desa batu bertingkat dan sistem pertanian maju jauh sebelum hadirnya kota-kota modern di Amerika.

Penduduk asli Amerika tidak hanya terbatas di daratan utama. Di Alaska, terdapat Alaska Natives seperti Inuit, Yupik, Aleut, Tlingit, dan lainnya. Kehidupan mereka sangat bergantung pada laut, es, serta tradisi berburu yang beradaptasi dengan lingkungan Arktik yang keras.

Di sisi lain, Native Hawaiians merupakan penduduk asli Kepulauan Hawaii yang berasal dari rumpun Polinesia, dengan tradisi maritim dan spiritualitas yang kaya.

Kedatangan bangsa Eropa pada abad ke-15 membawa perubahan besar. Penyakit, perang, perampasan tanah, hingga kebijakan asimilasi paksa menyebabkan populasi penduduk asli menyusut drastis.

Banyak anak dari suku asli dipisahkan dari keluarga, dipaksa meninggalkan bahasa dan budaya mereka demi “menjadi seperti orang Eropa”. Dampaknya masih terasa hingga hari ini.