• News

Tinggal 1 Minggu, 91 Persen Tiket Diskon Pelni Terjual

| Minggu, 04/01/2026 06:23 WIB
Tinggal 1 Minggu, 91 Persen Tiket Diskon Pelni Terjual Kapal Pelni. Foto: pelni/katakini

JAKARTA – Menjelang penutupan program stimulus atau diskon sebesar 20 persen angkutan Natal 2025 dan tahun Baru 2026 (Nataru) pada 10 Januari 2026, PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) mencatat penjualan tiket ekonomi mencapai 91 persen. Program ini telah berlangsung sejak 21 November 2025 dengan jadwal keberangkatan kapal mulai 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

Berdasarkan data per 3 Januari 2026 pukul 08.00 WIB, penjualan tiket diskon Pelni telah mencapai 369.042 tiket atau setara dengan penyerapan 91 persen dari total anggaran Rp 24,8 miliar. Sementara itu, pada periode 17 Desember 2025 – 3 Januari 2026, realisasi jumlah penumpang tercatat sebanyak 292.360 penumpang.

Puncak realisasi arus mudik terjadi pada 18 Desember 2025 dengan jumlah 27.765 penumpang atau meningkat 97 persen dibandingkan periode yang sama dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai 14.046 penumpang.

“Program diskon dinilai efektif dalam mendorong peningkatan mobilitas masyarakat, untuk jumlah penumpang hari ini saja mencapai 20.617 orang atau meningkat 21,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya pada periode yang sama,” kata Sekretaris Perusahaan Pelni Ditto Pappilanda di Jakarta, Sabtu (3/1/2026).

Ditto menambahkan bahwa sejumlah rute mencatat jumlah penumpang tertinggi selama periode program, antara lain Belawan – Batam (17.380), Batam – Belawan (17.092), Makassar – Bau-Bau (5.822), Jayapura – Biak (5.279) dan Bau-Bau – Makassar (5.113).

“Hanya tersisa 1 minggu sebelum penutupan program pada keberangkatan 10 Januari 2026, kami memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada 5 Januari 2026 dengan proyeksi mencapai 24.718 penumpang. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat yang masih merencanakan perjalanan untuk segera membeli tiket melalui aplikasi Pelni Mobile atau channel resmi Pelni sebelum kuota habis dan tarif kembali normal,” tambah Ditto.

Adapun Pelabuhan Makassar menjadi Pelabuhan terpadat baik pada saat arus kedatangan maupun keberangkatan. Berikut daftar Pelabuhan terpadat selama masa Angkutan Nataru:

Pelabuhan Kedatangan Terpadat:

  1. Makassar (28.324 penumpang)
  2. Ambon (24.799 penumpang)
  3. Batam (20.349 penumpang)
  4. Belawan (19.559 penumpang)
  5. Bau-Bau (17.573 penumpang)

Pelabuhan Keberangkatan Terpadat :

  1. Makassar (27.039 penumpang)
  2. Ambon (25.528 penumpang)
  3. Batam (20.613 penumpang)
  4. Belawan (19.208 penumpang)
  5. Kupang (17.152 penumpang)