• News

Profil Presiden Venezuela yang Ditahan Amerika Serikat

M. Habib Saifullah | Minggu, 04/01/2026 05:05 WIB
Profil Presiden Venezuela yang Ditahan Amerika Serikat Presiden Venezuela Nicolas Maduro (Foto: AP Photo/Cristian Hernandez)

JAKARTA - Amerika Serikat melancarkan serangan kepada Venezuela serta menahan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, dan istrinya.

Diketahui Nama Nicolás Maduro Moros dikenal sebagai Presiden Venezuela yang menjabat sejak 2013, namun perjalanan hidupnya bukanlah mimpi yang datang secara instan.

Maduro lahir pada 23 November 1962 di Caracas, ibu kota Venezuela, dari keluarga kelas pekerja yang memiliki keterikatan kuat dengan gerakan serikat buruh.

Sebelum dikenal sebagai pemimpin negara, Maduro memulai kariernya sebagai sopir bus di Metro Caracas, yang kemudian aktif dalam serikat pekerja. Kiprahnya di organisasi buruh inilah yang membuka jalan bagi karier politiknya.

Maduro mulai masuk pemerintahan pada era Presiden Hugo Chávez, figur karismatik yang melahirkan konsep chavismo, kombinasi sosialisme, kemandirian nasional, dan retorika anti-imperialisme.

Maduro pernah menjabat sebagai Menteri Luar Negeri (2006–2012) dan Wakil Presiden Venezuela (2012–2013) sebelum akhirnya diangkat sebagai pemimpin tertinggi negara setelah Chávez wafat.

Pada April 2013, Maduro secara resmi memenangi pemilihan presiden untuk melanjutkan masa pemerintahan Chávez. Sejak itu ia memimpin Venezuela melalui periode yang sangat menantang.

Perekonomian yang dulu kuat, didukung oleh cadangan minyak terbesar di dunia, mengalami krisis berkepanjangan akibat turunnya produksi, sanksi internasional, dan pembusukan sektor energi yang semakin parah.

Hubungan antara Venezuela dan Amerika Serikat kerap tegang. Di bawah pemerintahan AS, Maduro pernah dikenai sanksi ekonomi dan dituding terlibat dalam narkotrafik dan korupsi tuduhan yang dijadikan dasar pemberian hadiah besar kepada pihak yang membantu penangkapannya.