Ilustrasi - Peristiwa yang terjadi pada bulan Rajab (Foto/ Pexels/Khats Casim)
JAKARTA - Dalam kalender hijriah, Rajab termasuk salah satu dari empat bulan haram, bulan yang dimuliakan dan dianjurkan untuk memperbanyak kebaikan.
Selain sebagai momen menata hati menjelang Ramadan, Rajab juga kerap dihubungkan dengan berbagai peristiwa penting dalam sejarah Islam.
Sebagian peristiwa tersebut disepakati secara luas, sementara yang lain datang dari beragam riwayat dan penafsiran sejarah. Berikut beberapa di antaranya.
1. Isra Mi‘raj Nabi Muhammad SAW
Isra Mi‘raj dikenal sebagai peristiwa ketika Nabi Muhammad SAW diperjalankan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu naik ke langit hingga menerima perintah shalat.
Di banyak negeri Muslim, peringatan ini jatuh pada 27 Rajab. Meski ada perbedaan pendapat mengenai tanggal pastinya.
2. Hijrah Pertama ke Habasyah (Abyssinia
Saat tekanan terhadap kaum Muslim di Makkah semakin berat, sebagian sahabat melakukan hijrah pertama menuju Habasyah (Ethiopia).
Banyak riwayat menyebut peristiwa ini terjadi pada Rajab tahun ke-5 kenabian. Di sana, kaum Muslim mendapat perlindungan dari Raja Najasyi yang dikenal adil, sehingga dakwah bisa terus berlanjut.
3. Perang Tabuk
Perang Tabuk terjadi pada tahun ke-9 Hijriah. Pasukan Muslim bergerak jauh menuju wilayah perbatasan Romawi, dalam kondisi panas dan serba terbatas.
Banyak sumber sejarah menempatkan peristiwa ini pada bulan Rajab. Meski tidak terjadi pertempuran besar, ekspedisi ini menunjukkan keteguhan dan kesiapan umat dalam mempertahankan wilayah dan kehormatan.
4. Kelahiran Ali bin Abi Thalib
Sebagian riwayat menyebut bahwa Ali bin Abi Thalib lahir pada 13 Rajab di Makkah. Ali kelak menjadi sahabat dekat Nabi, khalifah keempat, dan salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah Islam.
5. Pembebasan Masjid Al-Aqsa oleh Shalahuddin Al-Ayyubi
Pada 583 H, Shalahuddin Al-Ayyubi berhasil merebut kembali Yerusalem dari pasukan salib. Banyak catatan sejarah menempatkan peristiwa penting ini pada bulan Rajab.
Momentum tersebut dikenang sebagai simbol persatuan, kesabaran, dan keteguhan dalam membela tempat suci umat.