• News

Menhub Sebut Arus Balik Jalur Tol Keluar Jakarta Lancar

M. Habib Saifullah | Jum'at, 02/01/2026 13:46 WIB
Menhub Sebut Arus Balik Jalur Tol Keluar Jakarta Lancar Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (ketiga kanan) saat memantau arus lalu lintas di sejumlah titik strategis jalur tol keluar-masuk Jakarta (Foto: Humas Kemenhub)

JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan, pergerakan kendaraan arus balik Natal dan Tahun Baru 2025/2026 di jalur tol keluar-masuk Jakarta berjalan aman, lancar dan terkendali.

Hal ini disampaikannya dalam peninjauan yang dilakukan pada Kamis (1/1) malam, Dudy menyampaikan, pergerakan kendaraan di sejumlah ruas tol keluar-masuk Jakarta masih terpantau lancar dan terkendali.

"Saya harap kondisi seperti ini dapat terus berlangsung hingga puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada 2 Januari 2026," kata Menhub dalam keterangannya, dikutip, Jumat (2/1/2025).

Berdasarkan data PT. Jasa Marga, kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek mengalami peningkatan sepanjang libur akhir tahun.

Sejak 30 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, kendaraan yang meninggalkan Jabotabek di empat gerbang tol (GT) utama, yakni GT Cikupa, GT Ciawi, GT Cikampek Utama, dan GT Kalihurip Utama mencapai 311.545 kendaraan.

Jumlah itu naik 13,81 persen jika dibandingkan lalu lintas normal yakni sebanyak 273.741 kendaraan.

Kemudian, kendaraan yang kembali ke wilayah Jabotabek pada 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026 di empat GT Utama mencapai 150.067 kendaraan. Jumlah ini naik 7,45 persen dari lalu lintas normal yakni sebanyak 139.668 kendaraan.

Adapun secara keseluruhan, sebanyak 2.344.052 kendaraan tercatat telah meninggalkan wilayah Jabotabek sejak 18 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.

Sementara kendaraan yang menuju Jabotabek pada periode yang sama tercatat mencapai 2.147.976 kendaraan.

Menhub mengapresiasi pihak PT. Jasa Marga dan seluruh pemangku kepentingan terkait yang telah mengelola arus lalu lintas dengan baik, khususnya di jalan tol hingga saat ini.

Ia juga menginstruksikan seluruh pemangku kepentingan terkait untuk meningkatkan koordinasi guna menghadapi puncak arus balik, terutama dalam hal mengantisipasi lonjakan volume kendaraan di titik-titik rawan kemacetan.

“Koordinasi dan kolaborasi antar seluruh stakeholder sangat penting untuk memastikan perjalanan masyarakat dapat berlangsung aman, nyaman, serta lancar. Dengan sinergi yang intensif, saya optimistis pergerakan kendaraan pada arus balik dapat terkendali dengan baik,” ungkapnya.

Kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan kembali ke kota asal, Menhub juga mengimbau untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang.

"Selalu jaga kesehatan, pastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, dan yang tak kalah penting beristirahat jika lelah. Bagi yang menggunakan kendaraan umum, pastikan armada yang dipilih telah menjalani uji keselamatan,” kata Menhub.