Ilustrasi angkutan orang (Foto: katakini)
BOGOR - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan telah melakukan pemeriksaan kelaikan 104.023 unit kendaraan angkutan orang di seluruh Indonesia.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan mengatakan bahwa hal ini dilakukan guna meningkatkan aspek keselamatan selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026.
"Hingga 31 Desember 2025, telah diperiksa lebih dari 100 ribu kendaraan angkutan orang yang dilakukan di seluruh Indonesia," kata Aan dikutip dari Antara, Jumat (2/12/2025).
Aan menyampaikan, periode inspeksi keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang dilakukan pada momen Natal dan tahun baru telah dimulai sejak 7 November 2025.
Dia menegaskan hal itu sebagai bukti dan komitmen pemerintah dalam melaksanakan penyelenggaraan angkutan Natal dan tahun baru agar lebih berkeselamatan dan tertib pada aturan.
"Kami rutin melaksanakan inspeksi keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan di seluruh Indonesia," ujar dia.
Adapun, dari jumlah kendaraan yang diperiksa diperoleh hasil sebanyak 70.080 unit atau 67,37 persen diizinkan operasional dan sebanyak 18.593 unit atau 17,87 persen diberikan peringatan perbaikan (melanggar teknis penunjang).
"Ada juga yang diberikan sanksi tilang dan dilarang operasional (melanggar administrasi) sebanyak 3.886 unit atau 3,74 persen dan dilarang operasional (melanggar teknis utama) sebanyak 11.464 unit atau 11,02 persen," kata dia.
Berdasarkan jenis angkutannya, sebanyak 50.577 unit merupakan kendaraan Antar Kota Antar Provins (AKAP), kendaraan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) sebanyak 47.879 unit, angkutan pariwisata sebanyak 2.313 unit dan lainnya sebanyak 3.254 unit.
Dirjen Aan menjelaskan inspeksi keselamatan LLAJ dilakukan di empat lokasi fokus utama di antaranya Terminal Tipe A, Pool Bus, jalan - jalan rawan kecelakaan menuju lokasi wisata dan lokasi - lokasi wisata.
"Untuk lokasi - lokasi wisata banyak dilakukan pemeriksaan di wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Jawa Barat dan juga Bali. Seperti yang kita ketahui, wilayah tersebut adalah tempat yang banyak lokasi wisatanya," paparnya.
Hari ini, tambah Aan, juga dilakukan kegiatan inspeksi keselamatan di Rest Area Km 45A Tol Jagorawi karena merupakan titik menuju lokasi wisata yakni menuju arah Puncak Bogor dan juga Sukabumi.
"Hari ini kami telah memeriksa 28 unit kendaraan. Sebanyak 20 unit dinyatakan memenuhi unsur administrasi dan aspek teknis laik jalan. Sedangkan, ada penilangan sebanyak 7 unit oleh Kemenhub dan 1 unit oleh pihak kepolisian," ujar Aan.