Bantuan sembako untuk masyarakat di kawasan transmigrasi Barelang, Provinsi Kepulauan Riau (Foto: Humas Kemenko PM)
JAKARTA - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) menyalurkan 1.700 paket sembako kepada warga transmigran di Kawasan Transmigrasi Barelang, Provinsi Kepulauan Riau.
Menteri Transmigrasi (Mentrans) M. Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan, bantuan tersebut merupakan bingkisan dari Presiden Republik Indonesia sebagai bentuk kepedulian negara terhadap kesejahteraan masyarakat transmigran.
"Kedepan kolaborasi yang akan kami kedepankan adalah Kementerian Transmigrasi akan menjembatani para transmigran dengan dunia usaha maupun dunia kampus," dalam keterangannya diterima di Jakarta, Kamis (1/12/2025).
Selain itu, Mentrans juga menekankan bahwa transmigrasi bukan sekadar pemindahan penduduk, melainkan pembangunan kawasan dan manusia secara utuh dan berkelanjutan.
Oleh karena itu, katanya, pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada 227 kepala keluarga (KK) transmigran yang telah berpindah dan menerima sertipikat hak atas tanah.
Dia mengatakan, kepastian hukum atas tanah menjadi fokus utama program transmigrasi, sejalan dengan komitmen pemerintah untuk tidak meninggalkan beban persoalan agraria di masa lalu.
Selain kepastian hak atas tanah, Kementrans juga menaruh perhatian besar pada pembangunan sumber daya manusia.
Melalui Program Transmigrasi Patriot, kata dia, telah diturunkan Tim Ekspedisi Patriot dari kampus-kampus terbaik nasional untuk melakukan riset, kajian, dan pendampingan selama empat bulan, termasuk di Kawasan Transmigrasi Barelang.
"Hasilnya kita sudah dapatkan 400 output yang akan kami kelola untuk nanti kami lakukan langkah-langkah konkret pengembangannya," ujar dia.
Mulai tahun 2026, pemerintah juga akan melaksanakan Beasiswa Patriot, di mana para penerima beasiswa akan menempuh pendidikan tinggi langsung dari kawasan transmigrasi, salah satunya di Tanjung Banun. Saat ini, Kementerian Transmigrasi tengah membangun Kompleks Mess Patriot yang dilengkapi fasilitas pendukung.