Ilustrasi - Vitamin C (Foto: Klikdokter)
JAKARTA - Kekurangan vitamin C tidak hanya membuat seseorang mudah terserang flu atau infeksi. Kondisi ini juga dapat memunculkan berbagai tanda lain pada tubuh yang kerap diabaikan.
Padahal, vitamin C memiliki peran penting dalam menjaga daya tahan tubuh, pembentukan kolagen, hingga membantu penyerapan zat besi.
Para ahli kesehatan menyarankan pemenuhan kebutuhan vitamin C harian melalui konsumsi buah dan sayur segar seperti jeruk, jambu biji, stroberi, brokoli, dan paprika. Jika diperlukan, suplemen vitamin C dapat dikonsumsi sesuai anjuran tenaga medis.
Mengenali tanda-tanda kekurangan vitamin C sejak dini penting dilakukan agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari masalah kesehatan yang lebih serius.
Tubuh yang kekurangan vitamin C cenderung cepat merasa lelah meski tidak melakukan aktivitas berat. Hal ini berkaitan dengan peran vitamin C dalam membantu proses metabolisme dan produksi energi sel.
Salah satu tanda klasik kekurangan vitamin C adalah masalah pada gusi. Gusi menjadi mudah berdarah, bengkak, hingga terasa nyeri karena produksi kolagen yang terganggu.
Vitamin C berperan penting dalam proses penyembuhan luka. Jika tubuh kekurangan asupan vitamin ini, luka kecil sekalipun dapat membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih.
Kurangnya vitamin C dapat memengaruhi kesehatan kulit. Kulit tampak kusam, kering, dan kehilangan elastisitas karena kolagen tidak terbentuk secara optimal.
Memar yang muncul tanpa benturan keras bisa menjadi tanda pembuluh darah lebih rapuh. Kondisi ini sering dikaitkan dengan rendahnya kadar vitamin C dalam tubuh.
Kekurangan vitamin C juga dapat menyebabkan nyeri pada sendi dan otot. Hal ini terjadi akibat melemahnya jaringan ikat dan meningkatnya peradangan ringan di dalam tubuh.