Cristiano Ronaldo dan Gary Neville saat masih berseragam Manchester United. Foto: Foto: Manchester United via Getty Imag/Matthew Peters
JAKARTA - Dalam sejarah Premier League, bursa transfer tidak hanya soal angka besar, tetapi juga tentang keputusan tepat yang mengubah nasib klub.
Beberapa rekrutan terbukti memberi dampak luar biasa, baik dari sisi prestasi, konsistensi, maupun nilai ekonomi.
Ketika Arsenal mendatangkan Thierry Henry dari Juventus, banyak yang meragukan adaptasinya. Namun Henry menjelma menjadi ikon klub, top skor sepanjang masa Arsenal, dan simbol era keemasan The Gunners di awal 2000-an.
Transfer Cristiano Ronaldo ke Manchester United dari Sporting CP adalah investasi visioner. Ronaldo berkembang dari talenta mentah menjadi pemain kelas dunia, mengantarkan United meraih banyak gelar sebelum dijual dengan nilai fantastis.
Datangnya Mohamed Salah ke Liverpool mengubah wajah lini serang The Reds. Produktivitas golnya konsisten, sekaligus berperan besar dalam kesuksesan Liverpool di level domestik dan Eropa.
Setelah sempat diragukan di Inggris, Kevin De Bruyne kembali ke Premier League bersama Manchester City. Ia menjadi otak permainan City, penentu ritme, dan salah satu gelandang terbaik yang pernah bermain di liga ini.
Kedatangan Eric Cantona menandai lahirnya dominasi Manchester United era modern. Karisma dan kepemimpinannya mengubah mentalitas tim dan menjadi fondasi kesuksesan jangka panjang klub.
Transfer Virgil van Dijk sempat dianggap terlalu mahal. Namun kehadirannya merevolusi lini belakang Liverpool, menjadikan pertahanan solid dan membawa stabilitas yang berujung pada raihan gelar besar.
Didatangkan dengan biaya relatif rendah, N`Golo Kanté menjadi mesin tak tergantikan Leicester City saat menjuarai liga secara sensasional. Transfer ini menjadi contoh sempurna rekrutan berbasis kebutuhan dan kecerdasan taktik.
Saat Wayne Rooney bergabung dengan Manchester United di usia muda, ekspektasi langsung melambung. Rooney membuktikannya dengan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub dan figur sentral selama lebih dari satu dekade.