Ilustrasi seseorang sedang berdoa (Foto: Masjid Pogung Dalangan)
JAKARTA - Dalam ajaran Islam, umat dianjurkan untuk tetap bersabar dan mengingat Allah dalam setiap keadaan, termasuk ketika mendengar kabar musibah.
Baik musibah menimpa diri sendiri maupun orang lain, Islam menuntun umatnya untuk mengucapkan doa tertentu sebagai bentuk tawakal dan pengakuan bahwa segala sesuatu berasal dari Allah dan akan kembali kepada-Nya.
Doa ini bukan hanya ungkapan lisan, tetapi juga menjadi penguat hati agar tetap tegar menghadapi ujian. Dengan mengucapkannya, seorang Muslim mengingat bahwa musibah adalah bagian dari ketetapan Allah yang memiliki hikmah.
Berikut ini doa yang dianjurkan saat mendengar kabar musibah:
1. إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
Innā lillāhi wa innā ilayhi rāji‘ūn.
Artinya: "Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya kami akan kembali."
Doa ini berdasarkan firman Allah dalam QS. Al-Baqarah ayat 156, sebagai pernyataan keimanan bahwa setiap ujian datang dari Allah dan hanya kepada-Nya semua kembali.
2. اللَّهُمَّ أْجُرْنِي فِي مُصِيبَتِي وَاخْلُفْ لِي خَيْرًا مِنْهَا
Allāhumma’jurnī fī muṣībatī, wakhluf lī khayran minhā.
Artinya: "Ya Allah, berilah aku pahala dalam musibahku ini dan gantikanlah untukku sesuatu yang lebih baik darinya."
Hadis riwayat Muslim menjelaskan bahwa siapa pun yang membaca doa ini ketika tertimpa musibah, Allah akan menggantinya dengan kebaikan yang lebih besar.
3. اللَّهُمَّ ارْزُقْنِي الصَّبْرَ وَالثَّبَاتَ
Allāhumma urzuqnī aṣ-ṣabra wa ats-tsabāt.
Artinya: "Ya Allah, anugerahkanlah kepadaku kesabaran dan keteguhan."