Pelatih Chelsea Enzo Maresca (Sky Sports)
LONDON - Pertaruhan besar menanti pada laga utama Premier League akhir pekan ini ketika dua rival sekota, Chelsea dan Arsenal, kembali berhadapan di Stamford Bridge.
Pertandingan ini menjadi sorotan bukan hanya karena rivalitas panjang kedua klub, tetapi juga karena posisinya yang langsung berkaitan dengan puncak klasemen sementara liga.
Arsenal saat ini berada di posisi teratas dengan keunggulan enam poin atas Chelsea yang menempati peringkat dua. Namun, posisi The Blues belum sepenuhnya aman, karena Manchester City berpotensi menyalip jika mampu mengatasi Leeds United sehari sebelumnya.
Meski demikian, suasana di kubu Chelsea sedang sangat positif setelah keberhasilan membungkam Barcelona 3-0 di Liga Champions pada tengah pekan. Di Premier League, mereka juga tampil impresif dengan tiga kemenangan beruntun tanpa kebobolan dan total enam gol.
Sehari setelah kemenangan besar Chelsea, giliran Arsenal yang mencuri sorotan. The Gunners mengakhiri kutukan panjang atas Bayern Munich dengan kemenangan 3-1 di London, melalui gol Jurrien Timber, Noni Madueke, dan Gabriel Martinelli.
Hasil itu membuat mentalitas tim asuhan Mikel Arteta kian membara menjelang duel panas di ibu kota.
Total pertemuan: 211 kali
Kemenangan Chelsea: 66
Seri: 60
Kemenangan Arsenal: 85
Rivalitas Chelsea dan Arsenal sudah terjalin lebih dari satu abad sejak pertama kali berjumpa pada 1907 ketika Arsenal masih bernama Woolwich Arsenal.
Dari seluruh pertemuan, keunggulan secara historis berada di tangan Arsenal yang telah mengoleksi 85 kemenangan berbanding 66 milik Chelsea.
Dominasi The Gunners semakin terasa dalam beberapa tahun terakhir. Arsenal tidak terkalahkan dalam tujuh laga Premier League terakhir melawan Chelsea, termasuk kemenangan telak 5-0 di Emirates pada akhir musim 2023-24. Di pertemuan paling baru, Mikel Merino memastikan kemenangan tipis 1-0 pada Maret 2025 lewat sundulan tajamnya.
Dua pengecualian dalam rentetan dominasi itu hanyalah hasil imbang 1-1 di Stamford Bridge pada November 2024 serta skor 2-2 pada Oktober 2023.
Sebelum itu, Arsenal menuntaskan beberapa kemenangan beruntun: 3-1 pada Mei 2023, 1-0 di Stamford Bridge pada November 2022, serta kemenangan 4-2 di markas Chelsea pada April 2022.
Chelsea sendiri terakhir kali menaklukkan Arsenal di Premier League pada musim 2021-22 di Emirates—berakhir 2-0 lewat gol Romelu Lukaku dan Reece James.
Lebih jauh lagi, The Blues harus kembali ke Agustus 2018 untuk menemukan kemenangan terakhir mereka atas Arsenal di Stamford Bridge.
Kedua tim juga sering berjumpa di partai final. Arsenal mengalahkan Chelsea di final FA Cup 2017 dan 2020, namun Chelsea membalas dendam pada final Liga Europa 2019 dengan kemenangan meyakinkan 4-1.
Dalam sejarah pertemuan ini, tak ada yang lebih subur daripada Didier Drogba yang sudah mencetak 13 gol ke gawang Arsenal. Thierry Henry dan Bobby Tambling mengekor dengan masing-masing 10 gol.
Mar 16, 2025: Arsenal 1-0 Chelsea
Nov 10, 2024: Chelsea 1-1 Arsenal
Apr 23, 2024: Arsenal 5-0 Chelsea
Oct 21, 2023: Chelsea 2-2 Arsenal
May 02, 2023: Arsenal 3-1 Chelsea
Nov 06, 2022: Chelsea 0-1 Arsenal
Apr 20, 2022: Chelsea 2-4 Arsenal
Aug 22, 2021: Arsenal 0-2 Chelsea
May 12, 2021: Chelsea 0-1 Arsenal
Dec 26, 2020: Arsenal 3-1 Chelsea