• News

Usai Bikin Ruang Dansa di Gedung Putih, Trump Renovasi Kamar Mandi Lincoln

Yati Maulana | Rabu, 05/11/2025 07:05 WIB
Usai Bikin Ruang Dansa di Gedung Putih, Trump Renovasi Kamar Mandi Lincoln Sudut bak mandi di Kamar Mandi Lincoln yang telah direnovasi, di Gedung Putih di Washington, AS, yang diambil dari media sosial, pada 31 Oktober 2025. Truth Social Donald Trump via REUTERS

WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Jumat bahwa ia telah merenovasi kamar mandi Kamar Tidur Lincoln, memberikan sentuhan terbarunya pada Gedung Putih setelah menghancurkan Sayap Timur, melapisi Taman Mawar, dan mendekorasi Ruang Oval dengan warna emas.

Trump, yang telah menuai kritik dari para pelestari dan Partai Demokrat karena menambahkan kilau bergaya Mar-a-Lago pada rumah bersejarah tersebut, meresmikan kamar mandi bermarmer putih dan hitam yang telah direnovasi melalui media sosial.

"Saya merenovasi Kamar Mandi Lincoln di Gedung Putih. Kamar mandi itu direnovasi pada tahun 1940-an dengan gaya ubin hijau art deco, yang sama sekali tidak sesuai untuk Era Lincoln," kata Trump dalam unggahannya, yang menyertakan foto-foto kamar mandi sebelum dan sesudah renovasi.

"Saya membuatnya dengan marmer patung hitam putih yang dipoles," katanya. "Ini sangat cocok untuk zaman Abraham Lincoln dan, bahkan, bisa jadi marmer yang awalnya ada di sana!"

Gedung Putih tidak segera menanggapi pertanyaan tentang apakah proyek kamar mandi tersebut telah melalui proses perancangan atau persetujuan formal.

TRUMP MERENCANAKAN RUANG BALAI
Pembongkaran mendadak Sayap Timur oleh Trump bulan ini untuk membangun ruang balai seluas 90.000 kaki persegi (8.360 meter persegi) telah dikritik karena tidak terlebih dahulu melalui tinjauan yang semestinya.

Gedung Putih mengatakan akan menyerahkan rencana pembangunan ruang balai tersebut untuk ditinjau oleh Komisi Perencanaan Ibu Kota Nasional, yang diketuai oleh sekretaris staf Trump.

Sementara para presiden selama beberapa dekade telah merenovasi ruangan-ruangan di ruang tamu mereka, Trump, mantan taipan real estat New York, telah berupaya merenovasi Gedung Putih dengan semangat khusus.

Sejak menjabat pada bulan Januari, Trump telah menempatkan ornamen dan patung emas di Ruang Oval, dengan gaya yang disukainya. Rumput di Taman Mawar digali dan dilapisi dengan batu putih.

Potret Trump telah digantung di seluruh properti, dan bendera Amerika raksasa didirikan di tiang bendera baru di halaman utara dan selatan.

Kamar mandi Lincoln berubin hijau berasal dari renovasi Gedung Putih yang dilakukan oleh Presiden Harry Truman saat itu pada tahun 1950-an, menurut sebuah artikel Washington Post dari tahun 2007.

Pada saat itu, Presiden George W. Bush dan Ibu Negara Laura Bush melakukan renovasi Kamar Tidur Lincoln, yang digunakan Lincoln sebagai kantor. Artikel Post yang menjelaskan renovasi Bush mengatakan bahwa mereka membiarkan kamar mandi yang "terawat dengan baik" itu begitu saja.