Mantan Ketua Parlemen Ukraina yang Pro Uni Eropa Ditembak Mati di Lviv

Yati Maulana | Minggu, 31/08/2025 23:30 WIB
Mantan Ketua Parlemen Ukraina yang Pro Uni Eropa Ditembak Mati di Lviv Seorang petugas polisi berjaga di lokasi pembunuhan mantan ketua parlemen Ukraina, Andriy Parubiy, di Lviv, Ukraina, 30 Agustus 2025. REUTERS

KYIV - Mantan ketua parlemen Ukraina, Andriy Parubiy, ditembak mati di kota Lviv, Ukraina barat, pada hari Sabtu dan pencarian sedang dilakukan untuk mencari pembunuhnya.

Kejaksaan Agung mengatakan seorang pria bersenjata telah melepaskan beberapa tembakan ke arah Parubiy, menewaskannya di tempat. Penyerang melarikan diri dan perburuan pun dilakukan, katanya.

Parubiy, 54, adalah anggota parlemen, pernah menjabat sebagai ketua parlemen dari April 2016 hingga Agustus 2019, dan merupakan salah satu pemimpin protes pada tahun 2013-2014 yang menyerukan hubungan yang lebih erat dengan Uni Eropa.

Ia juga menjabat sebagai sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina dari Februari hingga Agustus 2014, periode ketika pertempuran dimulai di Ukraina timur dan Rusia mencaplok semenanjung Krimea. Para pejabat tidak memberikan indikasi langsung apakah pembunuhan itu terkait langsung dengan perang Rusia di Ukraina.

"Menteri Dalam Negeri Ihor Klymenko dan Jaksa Agung Ruslan Kravchenko baru saja melaporkan keadaan pertama yang diketahui terkait pembunuhan mengerikan di Lviv. Andriy Parubiy telah tewas," tulis Presiden Volodymyr Zelenskiy di akun X.

Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan orang-orang terkasih Parubiy, dan menambahkan: "Seluruh kekuatan dan sarana yang diperlukan dikerahkan dalam penyelidikan dan pencarian pembunuhnya."

Kepolisian nasional mengatakan penembakan di Lviv dilaporkan sekitar tengah hari (09.00 GMT). Wali Kota Lviv Andriy Sadovyi mengatakan menemukan pembunuh dan memastikan keadaan serangan itu merupakan hal yang paling penting.

"Ini masalah keamanan di negara yang sedang berperang, di mana, seperti yang kita lihat, tidak ada tempat yang sepenuhnya aman," tulisnya di Telegram.

Ucapan terima kasih mengalir dari rekan-rekan di parlemen dan pemerintahan, memuji kontribusi Parubiy dalam perjuangan Ukraina untuk kedaulatan dan kemerdekaan sebagai salah satu pemimpin protes Euromaidan pada tahun 2013-2014.

Mantan Presiden Petro Poroshenko mengatakan di Telegram bahwa pembunuhan Parubiy, yang merupakan anggota komite parlemen untuk keamanan nasional, pertahanan, dan intelijen, adalah "tembakan yang ditembakkan ke jantung Ukraina."

"Andriy adalah orang yang hebat dan teman sejati. Itulah mengapa mereka membalas dendam, itulah yang mereka takutkan," katanya, memuji kontribusi Parubiy dalam membangun tentara Ukraina.

Dalam sebuah pernyataan di Telegram, Menteri Luar Negeri Andrii Sybiha menggambarkan Parubiy sebagai "seorang patriot dan negarawan yang memberikan kontribusi besar dalam mempertahankan kebebasan, kemerdekaan, dan kedaulatan Ukraina. Dia adalah orang yang pantas dicatat dalam buku-buku sejarah."

Penegak hukum Ukraina tidak memberikan informasi tentang identitas atau motif pembunuh tersebut. Perdana Menteri Ukraina Yulia Svyrydenko menyerukan penyelidikan segera atas pembunuhan tersebut, menyebutnya sebagai "kerugian besar" bagi negara.

"Anda selalu menjadi patriot Ukraina dan memberikan kontribusi besar bagi pembentukan negara kami," tulisnya di X.