JAKARTA - Setiap orang tentu mendambakan kehidupan yang cukup, berkah, dan jauh dari lilitan utang. Dalam Islam, rezeki tidak hanya berarti uang atau harta, tetapi juga mencakup kesehatan, ketenangan hati, serta keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.
Meski usaha lahiriah sangat penting, doa dan tawakal tetap menjadi kekuatan utama seorang Muslim dalam menghadapi kesempitan hidup.
Utang dalam Islam dipandang sebagai perkara serius yang bisa memengaruhi kehidupan dunia dan akhirat.
Oleh karena itu, memohon kepada Allah agar diberi rezeki yang luas dan terhindar dari utang merupakan bagian dari ikhtiar spiritual yang mulia.
Berikut ini doa-doa yang diajarkan dalam Islam untuk membuka pintu rezeki dan memohon perlindungan dari utang:
اللَّهÙمَّ Ø¥ÙنّÙÙŠ أَعÙوذ٠بÙÙƒÙŽ Ù…ÙÙ†ÙŽ الْهَمÙÙ‘ وَالْØÙŽØ²ÙŽÙ†ÙØŒ وَأَعÙوذ٠بÙÙƒÙŽ Ù…ÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ù’Ø¹ÙŽØ¬Ù’Ø²Ù ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’ÙƒÙŽØ³ÙŽÙ„ÙØŒ وَأَعÙوذ٠بÙÙƒÙŽ Ù…ÙÙ†ÙŽ Ø§Ù„Ù’Ø¬ÙØ¨Ù’Ù†Ù ÙˆÙŽØ§Ù„Ù’Ø¨ÙØ®Ù’Ù„ÙØŒ وَأَعÙوذ٠بÙÙƒÙŽ Ù…Ùنْ غَلَبَة٠الدَّيْن٠وَقَهْر٠الرÙّجَالÙ
Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kesedihan dan kegundahan, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan, aku berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut dan kikir, dan aku berlindung kepada-Mu dari lilitan utang dan tekanan manusia." (HR. Abu Dawud)
اللَّهÙمَّ اكْÙÙÙ†ÙÙŠ Ø¨ÙØÙŽÙ„ÙŽØ§Ù„ÙÙƒÙŽ عَنْ ØÙŽØ±ÙŽØ§Ù…ÙÙƒÙŽØŒ وَأَغْنÙÙ†ÙÙŠ بÙÙَضْلÙÙƒÙŽ عَمَّنْ سÙوَاكَ
Artinya: "Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal dari yang haram, dan kayakanlah aku dengan anugerah-Mu sehingga aku tidak bergantung kepada selain-Mu." (HR. Tirmidzi)
اللَّهÙمَّ رَزÙقْنÙÙŠ Ø±ÙØ²Ù’قًا Ø·ÙŽÙŠÙ‘ÙØ¨Ù‹Ø§ØŒ وَعَمَلًا Ù…ÙØªÙŽÙ‚َبَّلًا، وَعÙلْمًا نَاÙÙØ¹Ù‹Ø§
Artinya: "Ya Allah, karuniakanlah aku rezeki yang baik, amal yang Engkau terima, dan ilmu yang bermanfaat."



