JAKARTA - Kebahagiaan merupakan dambaan setiap manusia. Baik dalam urusan dunia maupun akhirat, semua orang menginginkan hidup yang tenang, damai, dan penuh keberkahan.
Namun, kebahagiaan sejati tidak selalu datang dari materi atau keadaan luar, melainkan dari hati yang dipenuhi rasa syukur, keimanan, dan kedekatan dengan Allah.
Doa ialah senjata orang beriman. Melalui doa, seseorang tidak hanya mengutarakan harapan, tetapi juga memperkuat hubungannya dengan Sang Pencipta. Rasulullah SAW mengajarkan banyak doa yang bisa diamalkan untuk memohon kebahagiaan, baik dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat kelak.
Berikut ini tiga doa yang bisa diamalkan untuk memohon kebahagiaan.
1. رَبَّنَا آتÙنَا ÙÙÙŠ الدّÙنْيَا ØÙŽØ³ÙŽÙ†ÙŽØ©Ù‹ØŒ ÙˆÙŽÙÙÙŠ Ø§Ù„Ù’Ø¢Ø®ÙØ±ÙŽØ©Ù ØÙŽØ³ÙŽÙ†ÙŽØ©Ù‹ØŒ ÙˆÙŽÙ‚Ùنَا عَذَابَ النَّارÙ
Rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanah, wa fil-aakhirati hasanah, wa qinaa ‘adzaaban-naar
Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa neraka.”
2. اللَّهÙمَّ اجْعَلْ Ù†Ùورَ الإÙيمَان٠ÙÙÙŠ قَلْبÙÙŠØŒ ÙˆÙŽØ§Ø¬Ù’Ø¹ÙŽÙ„Ù Ø§Ù„Ø±Ù‘ÙØ¶ÙŽØ§ ÙˆÙŽØ§Ù„Ø³Ù‘ÙØ±Ùورَ ÙÙÙŠ Ù†ÙŽÙْسÙÙŠ
AllÄhumma aj‘al nÅ«ra al-Ä«mÄni fÄ« qalbÄ«, waj‘ali-r-ridÄ wa-s-surÅ«ra fÄ« nafsÄ«
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah cahaya iman dalam hatiku, dan jadikanlah ridha dan kebahagiaan dalam jiwaku.”
3. اللَّهÙمَّ Ø¥ÙنّÙÙŠ أَعÙوذ٠بÙÙƒÙŽ Ù…ÙÙ†ÙŽ الْهَمّ٠وَالْØÙŽØ²ÙŽÙ†ÙØŒ وَأَعÙوذ٠بÙÙƒÙŽ Ù…ÙÙ†ÙŽ الْعَجْز٠وَالْكَسَلÙ
AllÄhumma innÄ« a‘Å«dzu bika minal-hammi wal-ḥazan, wa a‘Å«dzu bika minal-‘ajzi wal-kasal
Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari rasa gelisah dan sedih, dan aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan.”



