Dituduh Penggemar Operasi Plastik, Ini Jawaban Selena Gomez. (FOTO: GETTY IMAGES)
JAKARTA - Selena Gomez telah menepis spekulasi bahwa dirinya telah menjalani operasi plastik untuk prosedur kosmetik.
Bintang "Only Murders in the Building" berusia 32 tahun ini terpaksa menanggapi video TikTok selama akhir pekan yang membahas penampilannya dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam klip yang sekarang telah dihapus, pembuat konten Marissa Barrionuevo diminta untuk berbagi pekerjaan apa yang telah dilakukan Selena Gomez selama bertahun-tahun.
Barrionuevo, seorang asisten dokter di sebuah kantor bedah plastik, menolak menganalisis penampilan Selena Gomez, dengan alasan kesehatan mantan bintang Disney Channel itu yang tengah berjuang melawan penyakit lupus sebagai alasannya.
Dalam video yang awalnya dibagikan pada tahun 2023, Barrionuevo memberitahu pengikutnya bahwa diagnosis sering kali mengubah penampilan seseorang dan tidak boleh disalahartikan sebagai pekerjaan kosmetik.
Meski begitu, Selena Gomez menggunakan bagian komentar untuk mengungkapkan kekesalannya terhadap topik tersebut.
"Sejujurnya saya benci ini," tulis penyanyi "Love On".
"Saya mengalami masalah kulit belang karena kambuhnya jerawat. Saya sudah suntik Botox. Itu saja. Jangan ganggu saya."
Pada gilirannya, Barrionuevo menyematkan komentar Selena Gomez di bagian atas video baru, di mana ia meminta maaf kepada penyanyi itu atas konten di klip sebelumnya.
"Aku mengagumimu," katanya.
"Aku sungguh-sungguh bermaksud baik, jadi aku minta maaf jika ini membuatmu kesal dengan cara apa pun."
Selain itu, ia memberi judul pada video tersebut, “Meskipun saya selalu berusaha bersikap anggun dan penuh perhatian, saya minta maaf karena hal ini membuat Anda kesal (dan saya mengerti mengapa). Saya memutuskan untuk berhenti membuat video seperti ini tahun lalu karena dampak negatif yang dapat ditimbulkannya. Itu tidak pernah menjadi niat saya.”
Tampaknya Selena Gomez cepat memaafkan, seperti yang ditulisnya, "Aku mencintaimu. Bukan tentangmu. Aku hanya terkadang merasa sedih."
Pada tahun 2014, Selena Gomez didiagnosis menderita lupus. Penyanyi "Single Soon" itu kemudian menjalani transplantasi ginjal dan kemoterapi.
Lima tahun kemudian, ia membuka diri mengenai perjuangan yang dihadapinya akibat diagnosis tersebut, dan mengungkap bahwa kenaikan berat badan merupakan efek samping dari obat-obatan yang diresepkan kepadanya.
“Saya mengalami (body shaming) dengan fluktuasi berat badan saya untuk pertama kalinya,” ungkapnya pada tahun 2019.
“Saya menderita lupus dan mengalami masalah ginjal serta tekanan darah tinggi, jadi saya mengalami banyak masalah kesehatan, dan bagi saya saat itulah saya mulai benar-benar memperhatikan lebih banyak hal tentang citra tubuh.” (*)