• News

Serangan Israel Membunuh Militan Palestina, Lukai Delapan Orang di Tepi Barat

Yati Maulana | Minggu, 19/05/2024 09:05 WIB
Serangan Israel Membunuh Militan Palestina, Lukai Delapan Orang di Tepi Barat Seorang warga Palestina memeriksa lokasi serangan udara militer Israel, di daerah Jenin, di Tepi Barat yang diduduki Israel, 18 Mei 2024. REUTERS

RAMALLAH - Seorang militan Palestina tewas dan delapan orang lainnya terluka pada Jumat dalam serangan udara Israel terhadap kamp pengungsi Jenin di Tepi Barat yang diduduki, kata kementerian kesehatan Palestina dan militer Israel.

Sayap bersenjata kelompok Jihad Islam Palestina (PIJ) menyebut pria yang terbunuh itu sebagai anggota Islam Khamayseh.

Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan delapan orang yang terluka berada dalam kondisi stabil dan menerima perawatan di rumah sakit. Reuters tidak dapat segera mengkonfirmasi identitas mereka.

Militer Israel mengatakan sebuah jet tempur dan helikopter melakukan serangan tersebut, hal yang jarang terjadi di Tepi Barat, di mana kekerasan telah meningkat jauh sebelum perang Gaza.

Israel mengatakan pihaknya menyerang sebuah kompleks yang digunakan sebagai pusat operasi militan dan membenarkan pembunuhan Khamayseh, yang dikatakan bertanggung jawab atas beberapa serangan terhadap warga Israel.

Serangan itu “dilakukan untuk menghilangkan ancaman yang akan terjadi,” tambahnya, tanpa mengungkapkan rincian mengenai ancaman tersebut.

Gambar yang beredar di media sosial, yang tidak dapat segera diverifikasi oleh Reuters, menunjukkan kepulan asap menutupi kamp pengungsi, yang selama bertahun-tahun telah menjadi kawasan perkotaan padat penduduk. Penghuni kamp mengatakan sebuah rumah menjadi sasaran.

Menurut badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA), sekitar 23.600 penghuni kamp tersebut terdaftar sebagai pengungsi – orang-orang yang diusir atau meninggalkan rumah mereka selama perang tahun 1948 seputar pendirian Israel, atau keturunan mereka.

Tepi Barat adalah salah satu wilayah yang direbut Israel dalam perang Timur Tengah tahun 1967. Palestina menginginkannya menjadi inti negara Palestina yang merdeka. Beberapa kelompok Palestina seperti PIJ telah terlibat dalam perjuangan bersenjata untuk menghadapi pendudukan militer Israel yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

FOLLOW US