JAKARTA - Seorang pria Michigan baru-baru ini disambut dengan kejutan yang tak terduga — seekor rusa albino langka.
Ramez Khuri sedang mengemudi ke tempat kerja sekitar pukul 4:45 pagi waktu setempat pada tanggal 18 Juni ketika ia melihat hewan tersebut di tepi kompleks apartemen di dekatnya.
"Dari sudut mata saya, saya melihat seekor rusa putih berdiri di pintu masuk sebuah kompleks apartemen. Saya melewatinya dan berkata pada diri sendiri, `Apakah itu yang saya kira?`" kata Ramez Khuri, menurut media berita lokal MLive.
Ramez Khuri menuturkan kepada outlet tersebut bahwa dia memutar balik mobilnya untuk melihat lebih jelas.
"Saya perlahan-lahan berbelok ke kompleks apartemen, dan di sanalah dia. Seekor rusa albino. Ia berjalan tepat di depan mobil saya, berbalik dan menghadap saya selama beberapa detik, lalu berjalan melintasi tempat parkir sebelum masuk ke semak-semak dan menghilang," katanya.
"Saya sangat gembira melihatnya," imbuhnya.
"Saya selalu mengambil foto dan video rusa dan satwa liar lainnya. Bagi saya, ini sudah menjadi semacam hobi. Mengabadikan sesuatu yang langka dan indah ini merupakan hak istimewa yang luar biasa."
Dalam wawancara dengan Fox 2 Detroit, Ramez Khuri mengatakan acara tersebut merupakan yang pertama baginya.
"Saya melihat banyak rusa di lingkungan tempat tinggal saya [dan] di halaman belakang rumah saya. Saya sering melihat rusa," katanya, seraya menambahkan,
"Tapi saya belum pernah melihat rusa putih seperti itu."
Albinisme adalah mutasi genetik resesif yang terjadi saat sel tidak dapat memproduksi melanin, pigmen yang dibutuhkan untuk memberi warna pada kulit, mata, dan rambut, menurut Departemen Sumber Daya Alam Iowa.
Kondisi ini biasanya muncul sebagai bulu atau kulit putih dan mata merah muda, dan dapat dikaitkan dengan beberapa masalah kesehatan, terutama masalah penglihatan.
Asosiasi Rusa Nasional menyatakan bahwa albinisme terjadi pada sekitar 1 dari setiap 30.000 rusa, menurut beberapa perkiraan.
Meskipun perburuan rusa albino dilarang di beberapa negara bagian, hal itu telah legal di Michigan sejak 2008, menurut CBS News.
Spesialis program rusa dari Departemen Sumber Daya Alam Michigan, Brent Rudolph, telah menyatakan bahwa "tidak ada alasan biologis untuk melindungi sifat genetik yang menyebabkan rusa menjadi serba putih atau albino," meskipun ada minat publik terhadap makhluk tersebut, menurut outlet tersebut. (*)