Jum'at, 28/02/2020 03:26 WIB

  • Sport

Pelatih Milan Tak Terima Hadiah Penalti Juventus

Jum'at, 14/02/2020 08:30 WIB
Pelatih Milan Tak Terima Hadiah Penalti Juventus Pelatih kepala AC Milan, Stefano Pioli (foto: suara)

Jakarta, Katakini.com - Pelatih kepala AC Milan, Stefano Pioli sempat marah dengan pemberian penalti kepada Juventus di menit akhir, yang membuat timnya harus puas dengan hasil imbang 1-1 di leg pertama semifinal Coppa Italia di San Siro, Jumat (14/02) dini hari WIB.

Sebelumnya, tendangan voli Ante Rebic di menit 61 membuat Milan unggul dan berhasil mendominasi permainan, namun kartu merah untuk bek sayap Rossoneri, Theo Hernandez membuat situasi berubah.

Butuh hingga injury time bagi Juve untuk menyamakan kedudukan setelah Cristiano Ronaldo berhasil mengeksekusi tendangan penalti di menit 90+1.

Hadiah penalti untuk Si Nyonya didapat setelah Davide Calabria dianggap hand ball karena memblokir upaya akrobatik Cristiano Ronaldo dengan lengannya di area kotak terlarang.

Namun Pioli merasa keputusan itu tidak tepat. Ia mencontohkan dengan insiden terpisah dalam pertandingan antara Cagliari dan Brescia di awal musim, yang katanya wasit mengatakan seharusnya tidak diberikan.

"Saya menjadi marah pertama dan terutama karena ada pelanggaran terhadap Zlatan Ibrahimovic sebelumnya," kata Pioli dilansir Soccerway.

"Ditambah lagi, saya ingat wasit memperlihatkan rekaman penalti Cagliari-Brescia di awal musim dan mengatakan itu adalah kesalahan untuk menghadiahkannya karena pemain tidak bisa melihat bola," tambahnya.

"Di sini situasinya sama dengan Calabria tidak bisa melihatnya. Alberto Cerri, dalam situasi itu, melompat dan tidak bisa hanya memotong lengannya, kamu harus menggunakan lenganmu ketika melompat."

Pioli, yang melihat kesempatan pemainnya mampu dimentahkan kiper veteran Gianluigi Buffon, yakin timnya bisa bangga dengan kinerja mereka.

"Saya mengatakan kepada para pemain untuk meninggalkan lapangan tanpa penyesalan. Saya dapat mengatakan, mereka tidak akan menyesal. Saya sangat bangga dengan kinerja mereka, begitu juga para penggemar Milan," tambahnya.

"Kami ingin mendapatkan kemenangan, kami berada di posisi yang kuat untuk melakukannya, tetapi ini hanya pertandingan pertama dan kami akan mencoba melakukan yang lebih baik di pertandingan kedua."