Kamis, 27/02/2020 01:14 WIB

  • Gaya Hidup

Sambut Tantangan Amran, Sumsel Siap Produksi Padi 1,6 Juta Ton

Kamis, 29/08/2019 21:10 WIB
Sambut Tantangan Amran, Sumsel Siap Produksi Padi 1,6 Juta Ton Pembuatan saluran air rawa lebak di Desa Tanjung Aur, Kecamatan Jejawi, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Rabu (28/8).

Banyuasin - Masyarakat Sumatera Selatan menyambut optimisme Program  Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) yang digagas Kementerian Pertanian (Kementan) di bawah komando, Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman.

Masyarakat Sumatera Selatan, optimistis melalui program Serasi mampu mendobrak produksi padi sebesar 1,6 juta ton, dan menjadi penghasil beras nomor satu di Indonesia melalui program Serasi.

"Kami senang Pak Menteri datang sendiri dan memotivasi para petani. Ungkapan beliau bekerja 24 jam, untuk kami adalah semangat bekerja keras," ujar Salman HS, Ketua Kelompok Tani Usaha Bersama Desa Sebubus, Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin (29/8).

"Kami juga berjanji memanfaatkan traktor dan eksavator bantuan Bapak Mentan ini dengan maksimal, akan kami gunakan siang malam secara bergantian," tambahnya.

Menurut Salman, tidak berlebihan Menteri Amran memberi motivasi, mengingat lahan rawa di wilayah Sumatera Selatan memang perlu ditangani dengan lebih giat. Terlebih jika musim hujan kebanjiran dan musim kemarau kebakaran.

"Kini kita bisa bekeja lebih cepat mengolah tanah. Mesin pertanian solusi bagi kami menyelesaikan lahan rawa. Kami bersemangat!," tuturnya.

Sementara itu, Anggota Kelompok tani Sinar Desa, Desa Tanjung Aur Kecematan Jejawi, Kabupaten Ogan komering Ilir, Muhammad, mengaku sangat bangga dikunjungi Menteri Amran.

"Beliau Menteri yang sangat keras bekerja. Kami dukung swasembada pangan dari lahan rawa. Lahan kami akan kami tanami padi agar tidak perlu impor beras," katanya.

Tahun ini, Kementan menantang Sumatera Selatan menambah luas tanam padi di lahan tidur 200 ribu hektare. Amran berjanji akan memberikan tambahan alsintan jika tantangan itu terpenuhi dalam dua bulan ke depan.

Dengan program Serasi, Amran optimistis kesejahteraan petani akan meningkat. Pasalnya, petani yang dulunya hanya menanam hanya sekali, kini dengan bantuan alsintan bisa dua hingga tiga kali per tahun.

"Kalau ini berhasil target 200 ribu hektare, maka akan meningkatkan pendapatan Sumatera Selatan 14 triliun. Kalau nanti bisa tanam dua kali, tahun depan tambah lagi, maka akan meningkat kurang lebih Rp30 triliun," jelas Amran.