Sabtu, 24/08/2019 08:46 WIB
  • Keuangan

Syarat Mandiri Ekonomi ala Menkeu Sri MulyaniSyarat Mandiri Ekonomi ala Menkeu Sri Mulyani

Sabtu, 10/08/2019 21:51 WIB
Syarat Mandiri Ekonomi ala Menkeu Sri MulyaniSyarat Mandiri Ekonomi ala Menkeu Sri Mulyani Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

Jakarta, Etoday.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyati Indrawati mengemukakan, pemerintah bekerjasama dengan pemangku kepentingan terkait fiskal dan moneter seperti Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah, sedang dan akan terus melakukan kebijakan yang tepat dalam memperbaiki dan memperkuat fundamental ekonomi Indonesia.

“Berbagai kebijakan tersebut diharapkan dapat membuat Indonesia mempunyai daya tahan tinggi dalam menghadapi gejolak lingkungan global maupun perubahan di dalam negeri yang seringkali tidak terduga,” kata Sri Mulyani.

Namun walaupun sudah melakukan kebijakan ekonomi yang tepat, di dalam era global ini, menurut Menkeu, suka atau tidak suka, ada faktor-faktor penting yang berada di luar kendali Indonesia. Kendali tersebut berada pada negara yang secara sistem ekonomi sangat kuat seperti Amerika, Eropa, Jepang,dan  RRC.

“Kalau mereka ‘bersin’ maka seluruh dunia akan terkena flu,” ujar Menkeu seraya menambahkan, di era ekonomi yang saling terkait saat ini, banyak sekali faktor kebijakan negara-negara maju yang mempengarMenkeuuhi perekonomian Indonesia dan seluruh negara lainya.

Kemandirian Ekonomi

Oleh karena itu, Sri Mulyani Indrawati menekankan, diperlukan kemandirian ekonomi yang terutama bersumber dari dalam negeri agar Indonesia mampu bertahan apabila terjadi goncangan lingkungan global.

“Indonesia memiliki modal yang menjanjikan misalnya dari sisi jumlah penduduk, potensi ekonomi yang besar, geografi yang luas dan kekayaan alamnya,” tegas Menkeu.

Untuk dapat mandiri secara ekonomi, menurut Menkeu, terdapat beberapa hal fundamental yang perlu diperbaiki secara berkelanjutan. Hal tersebut adalah peningkatan produktifitas dan daya saing, pendalaman jasa keuangan yang inklusif serta reformasi struktural.

Diharapkan perbaikan tersebut akan membawa Indonesia menjadi semakin mandiri dan tidak mudah tergoncang oleh perubahan global yang sekaligus menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara yang mampu menjadi pemain utama dalam persaingan perdagangan global.